Masalah CPU Load MikroTik
Saat Anda memiliki 500+ pelanggan PPPoE, MikroTik Anda harus membuat 500 baris "Simple Queue" (Daftar antrean limit speed). Jika MikroTik yang Anda gunakan spesifikasinya rendah (seperti seri RB750Gr3 atau RB1100), CPU Load-nya akan menembus 100% dan menyebabkan jaringan lag berjamaah.
Solusi: Hardware-Based Limit di OLT (T-CONT)
Mesin OLT (GPON) dirancang untuk memproses data bergiga-giga bytes per detik tanpa beban CPU yang berarti. Di GPON, pengaturan bandwidth ini disebut T-CONT (Transmission Container) untuk Upload dan Traffic-Profile untuk Download.
Jika Anda melimit speed pelanggan dari OLT (misal 10 Mbps), maka saat data sampai di MikroTik, MikroTik tidak perlu capek-capek memfilternya lagi karena data yang masuk memang maksimal hanya 10 Mbps.
Contoh Konfigurasi di OLT ZTE C320/C300
Berikut adalah perintah CLI (Command Line) untuk membuat template paket langganan "10 Mbps" di OLT ZTE.
Cara Menerapkan Profile ke Modem Pelanggan (ONT)
Setelah template dibuat, Anda tinggal menyematkan nama template tersebut saat meregistrasikan ONT baru.
Selesai! Kini modem ZTE tersebut tidak akan pernah menyedot data melebihi 10 Mbps. MikroTik Anda bisa bernapas lega dan tidak perlu menggunakan Simple Queue lagi.
Integrasi MikroTik & OLT Tanpa Pusing
Mengatur profil bandwidth lewat layar hitam (CLI) sangat rawan salah ketik. Butuh bantuan mensinkronkan paket data antara Server MikroTik dan Mesin OLT ZTE/Hi-Soft Anda? Hubungi konsultan jaringan kami.