Mengenal Antarmuka OLT (CLI vs GUI)
Berbeda dengan MikroTik yang sangat memanjakan pengguna dengan aplikasi Winbox, mayoritas OLT Enterprise (seperti ZTE C320, Huawei, Fiberhome) dikonfigurasi melalui layar hitam bernama Command Line Interface (CLI) lewat telnet/SSH.
Untuk OLT kelas murah (Hi-Soft, HSGQ, VSOL), mereka biasanya sudah menyertakan Web GUI (diakses via Browser). Namun, untuk fitur *Advanced*, Anda tetap harus menguasai CLI.
Tahap 1: Login ke OLT (ZTE C320)
Hubungkan kabel LAN dari laptop Anda ke port MGT (Management) di mesin OLT ZTE. Set IP laptop Anda menjadi statik 10.36.1.100.
Tahap 2: Menambahkan VLAN
Sebelum OLT bisa mengalirkan internet PPPoE dari MikroTik, kita harus mendaftarkan VLAN ID yang ada di MikroTik ke dalam mesin OLT.
Tahap 3: Mendaftarkan ONT Baru (Auth)
Saat Anda mencolokkan modem (ONT) pelanggan baru ke kotak ODP di tiang listrik, OLT akan mendeteksinya sebagai Unconfigured ONT. Anda harus "mengesahkannya" (Register).
Tips: Pada OLT murah (Hi-Soft/HSGQ), Anda cukup login ke Web Browser http://192.168.8.200, klik menu ONU Auto-Find, lalu klik tombol "Add/Register". Jauh lebih mudah!
Pusing dengan Baris Kode OLT?
Tim Engineer Arba Training siap membantu Anda melakukan konfigurasi OLT dari NOL hingga jalan, termasuk setting VLAN, pembagian Bandwidth Profile OLT, hingga integrasi dengan Billing System.