Langkah Wajib: Ubah Default Login
Kesalahan fatal terbesar pemula adalah membiarkan username "admin" dengan password kosong.
- Masuk ke System > Users
- Buat user baru dengan nama acak (contoh:
noc-arba), beri Full Access. - Buat password yang sangat kuat (kombinasi huruf, angka, simbol).
- Login menggunakan user baru tersebut.
- Hapus atau Disable user "admin" bawaan pabrik.
Jangan pernah menggunakan username umum seperti "admin", "root", atau "administrator" karena nama-nama ini selalu menjadi target utama serangan Brute Force.
Amankan IP Services (Port)
MikroTik secara default mengaktifkan banyak layanan yang tidak selalu Anda butuhkan seperti FTP, Telnet, SSH, dan WWW.
Konfigurasi Firewall Filter (Drop Semua)
Prinsip utama firewall yang baik adalah: "Tutup semua akses masuk dari internet (Drop All), lalu buka hanya untuk jalur yang benar-benar kita perlukan."
Matikan Mac Server & Mac Ping (LAN Security)
Bukan hanya dari luar (internet), keamanan dari dalam jaringan (LAN) juga penting untuk mencegah pengguna iseng atau perangkat yang terinfeksi malware.
Update RouterOS Secara Berkala
Banyak kasus MikroTik diretas bukan karena salah konfigurasi, melainkan karena menggunakan versi RouterOS jadul yang memiliki celah keamanan (bug) yang sudah diketahui publik. Pastikan selalu menggunakan versi "Stable/Long Term" terbaru.
Router Anda Sudah Terlanjur Kena Hack?
Jika CPU MikroTik Anda selalu 100%, tiba-tiba muncul script aneh, atau tidak bisa login, kami bisa membantu memperbaikinya dan memperkuat keamanannya.